Rabu, 01 November 2017

Kopdar Nusantara 2017

Kopdar Nusantara 2017 telah usai, saatnya menggeliatkan diri dengan lebih sungguh-sungguh...
Kembali pada ladang ladang nafkah & ladang amal masing-masing untuk menumbuhkan, membesarkan dan mensejahterakan.
Pesan mendalam dari para guru KSN 2017:
Coach Dr Fahmi :
"Menolak menyerah, menolak kalah. Harus selalu lapar akan manfaat & lapar akan pemberdayaan.
Coach Heppy Trenggono :
"Bisnis itu jangan serius, Hidup yang harus serius. Hidup yang serius bisa membuat semua pengikutnya termasuk bisnis juga ikutan membahagiakan".
Coach Dewa Eka Prayoga :
Bisnis bukan urusan omzet yang besar dan juga profit yang besar. Tapi bisnis harus membuat kita jadi makin lebih dekat dan taat dg Zat yang Maha Besar.
Coach Ahmad Zaky - BukaLapak :
Bisnis itu pasti banyak masalah & semua kepusingan, tapi dari masalah itu akan banyak pelajaran, ilmu & solusinya.
Coach Jaya Setiabudi - YukBisnis.com :
Bisnis itu bukan memperkaya diri sendiri, bisnis bukan sekedar cash flow & omset. Bisnis harus berpikir aset jariyah bekal buat akhirat. Bisnis bukan sebagai harta warisan, tapi bisnis jadi harta yang diwakafkan buat umat.
Ashraf Sinclair - selebriti & pengusaha
Bisnis itu representasi nilai (value) dari diri kita sendiri. Bisnis itu harus punya akses untuk memberikan banyak manfaat.
Ricky Nelson - Teknokrat Mobil Listrik Selo
Negeri ini harus butuh "Orang Gila" lebih banyak lagi untuk membuatnya Merdeka secara utuh. Menjadi Berdaya & Digdaya. Harus banyak disadarkan lagi untuk menjadi anak negeri yang TULUS mengabdi & membaktikan diri untuk INDONESIA TERCINTA seperti para founding father, negarawan, dan tokoh guru bangsa yang tulus.
Ustadz Yusuf Mansyur :
Bisnis itu jalan mulia buat masuk syurga. Mau bisnis untung, omset meledak cuma perlu bilang sama Raja yang punya Langit & Bumi. Bisnis harus berpihak dengan kebaikan.
Coach Rendy Saputra - Founder KSN :
Kopdar Saudagar ini dibuat untuk menyatukan "narasi" seperti narasi Rosulullah yang menyebutkan benteng konstantin akan ditaklukan. Narasi yang menjelma menjadi sebuah energi kuat yang menyatukan untuk menghadirkan sikap Berdaya & Memberdayakan yang kelak akan melahirkan anak anak negeri yang menjadikan Indonesia BERDAYA DI NEGERI SENDIRI.
..............................................................................
Tidak akan cukup mewakilkan pesan, ilmu, inspirasi, motivasi, penyadaran dan semua energi selama 2 hari lalu. Kumpul dalam sebuah wadah hampir 10.000 manusia yang sedang menyadarkan diri untuk tujuan keberadaannya di negeri tercinta ini. Disempurnakan dengan sesi DOA BERSAMA ANAK NEGERI dengan kehadiran calon calon pewaris negeri, ribuan anak yatim, ribuan santri penghafal qur'an, dan ribuan calon pemimpin yang akan menduduki amanah rakyat, gubernur yang hafal AlQur'an, Walikota yang pengusaha sholeh/ha kaya raya, dan calon presiden yang darahnya, uratnya, tulang belulangnya, detak jantungnya, tarikan dan hembusan nafasnya hanya untuk KECINTAAN PADA MERAH PUTIH IBU PERTIWI INDONESIA.

Jumat, 13 Oktober 2017

Soul of Business

Rully Kustandar
Soul of Business
Ketika bisnis kita mulai terlihat berbunga, timbul rasa rakus dalam diri kita untuk segera melebarkannya ke bidang bisnis yang lain. Secara naluriah manusia memang punya sifat seperti itu, seperti sebuah tantangan, yang ini saja bisa masa yang lain tidak bisa....
Tapi banyak yang tidak menyadari, kalau itu seperti sebuah jebakan kehidupan.
Bangun bisnis, dibuat sistemnya, setelah sistem dirasakan bisa berjalan, dan bisa di tinggal, cari bisnis lain, bangun lagi, buat sistemnya lagi, dst. Ada yang bilang "Fokus jadi pengusaha, jangan fokus ke usahanya", atau "Bisnis jalan, ownernya jalan-jalan". Shit! Ini omongan pebisnis kelas pedagang asongan...
Bisnis bukan sekedar sistem, bisnis juga bukan sekedar menghasilkan uang. Bisnis ada "soul"-nya, ada "vision" dalam bisnis. Ketika anda baru membangun sebuah bisnis, kemudian tergiur untuk membangun bisnis yang lain, maka saya yakin 100% bisnis pertama anda akan kehilangan "soul"-nya, dia akan berjalan seperti robot saja.
Contoh sederhana deh....
Kalau anda bangun rumah, sudah bikin gambar, sudah bikin perencanaan, semua tukang sudah bekerja sesuai tugas masing2. Dalam proses pembangunan rumah tersebut, coba perhatikan, ada perbedaan yg sangat signifikan ketika anda sering datang untuk mengontrol pembangunan rumah tsb dengan anda tidak pernah datang sama sekali. Pasti hasilnya akan sangat jauh berbeda, padahal ketika anda datang itu tidak ngapa-ngapain, cuma nongkrong doang.
Begitupun sebuah bisnis, akan ada perbedaan besar ketika anda di dalam bisnis tersebut secara fisik & pikiran dengan anda biarkan saja bisnis tersebut berjalan tanpa kehadiran anda. Ingat, walaupun dalam bisnis anda sudah berjalan sistem yang sangat canggih, itu bukan berarti bisnis anda sudah tidak butuh anda, sistem hanya meng-otomatisasi pekerjaan berulang, sedangkan bisnis itu sendiri butuh visi dan jiwa pemiliknya. Dan ketika bisnis kehilangan visi dan jiwa pemiliknya, kehancuran tinggal menunggu waktu.
Sebenernya gampang, ada banyak "blue-print" yang bisa kita jadikan contoh, lihat Mark Z, Bill Gates, Hilton, dsb. Perhatikan saat mereka merintis bisnis, jangan perhatikan sekarang...
Biarkan bisnisnya yang menggurita, jangan anda yang menggurita, bedanya dimana?
Kalau anda yang menggurita. Buka binis A, nggak lama buka lagi bisnis B, baru jalan sebulan, buka bisnis C. Ciri-cirinya, setiap bisnis baru yang dibuka sering nggak nyambung. Terlihat seperti hebat sih, tapi percayalah pasti keropos. PALUGADA (apa loe mau gw ada) sesungguhnya adalah bisnis orang-orang yang frustasi dan tidak punya visi...
Tapi, jika anda fokus membesarkan bisnis yang ada, suatu saat bisnis anda yang membuatnya menggurita, bukan anda. Dan setiap bisnis anda membuka atau meng-akusisi bisnis baru, biasanya nyambung dan terintegrasi. Coba perhatikan Facebook, Google, atau konglomerasi lainnya.
Jujur aja, saya sih nggak kagum sama orang yang buka bisnis itu, bisnis ini, bisnis a, bisnis b, dengan cepat, itu mah tinggal tunggu waktu aja. Saya lebih salut sama orang yang terus-menerus menekuni bisnis yang sama, sampai dia benar-benar hebat....
Gunakan prinsip "Pohon Beringin", tumbuh besar baru melebar, bukan melebar dulu untuk tumbuh, berat pasti. Sesungguhnya, melompat-lompat adalah cara tercepat untuk mati....

Rabu, 11 Oktober 2017

The System

Anda pasti pernah mendengar tentang istilah Digital Marketing, diluar sana digital marketing identik dengan Google Ads, Facebook Ads, Youtube Ads, dan berbagai jenis iklan lainnya. Sayangnya, Digital Marketing lebih dari sekedar memasang iklan di internet, iklan hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan proses Digital Marketing. Sekarang, Anda berada di tempat yang tepat untuk mengetahui esensi Digital Marketing yang sesungguhnya.
Untuk mempunyai bisnis yang tak terbendung, Anda harus mengetahui keseluruhan proses Digital Marketing terlebih dahulu. Keseluruhan proses ini dirangkum dalam Satu Sistem yang saya sebut Customer Value Optimization (CVO).
The System
Yup, sistem ini adalah sistem yang sama yang digunakan oleh Starbucks dan McDonald's untuk menguasai pasar kedai kopi dan hamburger. Juga digunakan oleh Amazon untuk mendominasi pasar E-Commerce.
Sistem ini bekerja untuk bisnis skala kecil ataupun skala besar, perseorangan ataupun perseroan. Sistem ini juga bekerja meskipun Anda menjual produk tradisional, jasa, hingga produk digital.
Sistem ini bekerja sangat baik karena mengeksploitasi setiap aspek pertumbuhan bisnis yang tak terbantahkan, seperti yang diutarakan oleh pemasar legendaris Jay Abraham.
Hanya ada tiga cara untuk mengembangkan bisnis Anda:
- Meningkatkan jumlah customer.
- Meningkatkan nilai transkasi rata-rata per customer.
- Meningkatkan jumlah frekuensi pembelian per customer.
Baca halaman ini secara seksama, baca berulang kali dan berkomitmenlah untuk benar-benar memahaminya. Karena Anda tidak akan menemukan sistem ini di sekolah bisnis manapun.
Tapi nanti aja deh kelanjutan nya  terus pantengin timeline saya ya hehehe.
Atau join channel telegram saya disini https://t.me/denimarketer

Selasa, 10 Oktober 2017

3 Penyakit "KRONIS" Newbie Jaman NOW!


Pernah ketemu orang yang ngaku-ngaku newbie tapi malah males belajar?
Ngaku-ngaku gaptek tapi gak pernah praktek?
Kira-kira orang kaya gitu banyak atau sedikit ya? hehe..
Jujur, Saya gatau banyak atau sedikit, tapi kebanyakan newbie jaman now tuh ya begitu, setuju? ðŸ˜‚
Kalo Anda sadar, sebenarnya banyak banget penyakit newbie jaman now..
Kalo Saya boleh sok tau Saya mau jelasin tentang 3 penyakit "KRONIS" Newbie Jaman Now ðŸ˜…
Coba cek deh, Anda mengidap salah satunya atau gak? ðŸ˜‰
Mudah-mudahan enggak ya ðŸ˜Š
1. MALES
Ini penyakit kronis banget. Kalo ga disembuhin, bahaya banget untuk isi dompet Anda ðŸ˜…
Emang mau isi dompet atau rekeningnya kering terus?
Udah tau newbie, udah tau gaptek, harusnya dijadiin pecut untuk lebih giat belajar dan action, JANGAN MALES!
Males ini juga typenya macem-macem. Ada yang males belajar, males praktek, males ngulik, males baca, daan males-males lainnya.
Seperti orang yang dikasih tau tentang ilmu email marketing, tapi males pelajarin. Padahalnya ilmunya uda ada di buku ini http://ngilmubisnis.online/kirim-email-aja
Kesuksesan tidak berpihak kepada orang males, catet ya ðŸ˜„
2. BANYAK NGELUH & NYALAHIN ORANGLAIN
" Duh susah banget sih"
" Halah! ribet banget pelajarin beginian!"
" Udah pratekin ilmunya, ko gak closing2, dasar Mastah abal-abal!"
Daan keluhan-keluhan yang lain. Entah nganggep darahnya diisep lah atau ngerasa ditipu karena ikut course tapi gak pernah closing.
Padahal, kesalahan terbesarnya ada di DIRINYA SENDIRI!
Biasanya, keseringan nyalahin orang karena menganggap dirinya paling HEBAT dan GAK PERNAH SALAH!
Saya jamin, newbie jaman now kaya gini GAK BAKAL SUKSES!
Mau gak sukses-sukses? Silahkan mengeluh dan menyalahkan oranglain sepuasnya ðŸ˜„
3. GAK MAU BERKEMBANG DENGAN CEPAT
Maunya lambat! itulah penyakit kronis terakhir newbie yang saya angkat.
Kenapa?
Karena kebanyakan newbie tidak cepat menyadari keadaan, padahal saat ini era serba cepat. Begitulah ciri era digitalisasi.
Tau kan perusahaan besar seperti Yahoo tumbang?
Atau Taxi Bluebird "bertekuk lutut" dihadapan Gojek?
Karena lamban mengikuti era digitalisasi.
"Apa gak berlebihan? Kita kan usahanya masih kecil?"
Justru selama masih kecil, mentalnya harus BESAR dan VISONER.
Jadi newbie jangan asal jadi newbie, tapi juga harus belajar lebih cepat dari oranglain.
Inget jawaban saya ketika dibilang, "Mas kan udah bisa jadi Top Reseller Billionaire Store tanpa Email Marketing" ?
Saya bilang, bahwa goal saya tidak hanya jadi top reseller, tapi LEBIH DARI ITU.
Ada Income bulanan yang saya targetkan. Ada penghasilam pertahun yang saya targetkan.
Dan semua itu BUTUH KECEPATAN.
Tentu, termasuk CEPAT menguasai kanal-kanal marketing, semisal Email Marketing.
Ada kejadian NYATA kenapa saya bahas mempelajari email marketing sebagai langkah untuk percepatan bisnis.
Kemarin,ada salah satu calon buyer yang mau beli buku Email Marketing ke saya, tapi karena ada masalah, saya jadi lambat merespon.
Dan ternyata, ketika sudah saya proses bukunya, tinggal transfer, dia bilang :
"Maaf mas, saya sudah pesan bukunya LEWAT EMAIL"
Saya kaget, WHAT?! ðŸ˜±
Saya kecolongan karena dia membaca email penawaran buku "Kirim Email Aja" dan langsung beli ke link tersebut, bukan ke saya ðŸ˜­ðŸ˜­ðŸ˜­
Akhirnya saya menyadari, memang Email bisa mempercepat kenaikan omzet, toh ada contoh nyata juga, kalau dia lebih membeli lewat email ketimbang nunggu saya ðŸ˜­
Sama halnya seperti orang yang melewatkan HARI TERAKHIR Pre Order buku "Kirim Email Aja", Karena BESOK HARGA NAIK.
Hebatnya, ada yang gamau menunda dan langsung order SEKARANG bukunya kesini http://ngilmubisnis.online/kirim-email-aja
Yap, mereka ciri-ciri orang yang sadar tentang HARUS CEPAT-CEPAT di dunia yang serba CEPAT.
Itulah 3 ciri penyakit kronis seorang Newbie. Saya berharap, semoga Anda tidak mengalami salah satu dari 3 penyakit diatas.
Kenapa?
Karena 3 penyakit diatas dapat menghalangi Anda untuk meraih kesuksesan.
Paham?
Kebayang kan bahayanya gimana?
Yuk Action ðŸ˜„
Boleh di SHARE, semoga bermanfaat.. ðŸ˜Š
Ibrahim D. Santoso
Founfer t.me/ngilmubisnis
**
Lapor mas Metri Gomet Pujiarto , Tugas #SuperResellerDay9 ðŸ˜„